DATA STUNTING
Data stunting adalah informasi mengenai prevalensi, penyebab, dan dampak stunting pada anak-anak, terutama balita. Data ini penting untuk memantau dan mengevaluasi upaya pencegahan dan penanggulangan stunting, serta untuk mengidentifikasi wilayah-wilayah yang memerlukan intervensi lebih lanjut.
Berikut adalah beberapa aspek penting terkait data stunting:
- Data ini menunjukkan persentase anak-anak yang mengalami stunting di suatu wilayah. Misalnya, data terbaru dari Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) menunjukkan bahwa prevalensi stunting nasional pada tahun 2024 adalah 19,8% menurut TP2S.
- Data stunting juga mencakup informasi mengenai faktor-faktor yang berkontribusi terhadap kejadian stunting, seperti kekurangan gizi pada ibu hamil, pola asuh yang kurang baik, sanitasi lingkungan yang buruk, dan keterbatasan akses terhadap layanan kesehatan.
- Data stunting juga menginformasikan tentang dampak negatif stunting pada pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, dan kesehatan anak dalam jangka pendek maupun panjang. Misalnya, stunting dapat menyebabkan anak menjadi lebih rentan terhadap penyakit, memiliki prestasi belajar yang rendah, dan memiliki produktivitas yang rendah di masa dewasa.
- Data Persebaran:Data stunting juga mencakup informasi mengenai persebaran stunting di berbagai wilayah, baik secara geografis (provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, desa/kelurahan) maupun berdasarkan kelompok sosial ekonomi.
BERITA TERBARU
Desa Sirnabaya, Kecamatan Rajadesa – Pemerintah Desa Sirnabaya melaksanakan kegiatan penyerahan insentif kepada kader Posyandu yang bersumber dari Anggaran Dana Desa Tahun 2026. Kegiatan ini berlangsung dengan lancar dan penuh khidmat, sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi para kader dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.Acara tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Desa Sirnabaya, TASUM, S.IP.,Ketua TPPKK, beserta
Read MoreDATA BALITA STUNTING
DATA IBU HAMIL KEK DESA SIRNABAYA 2025
